Rabu, 03 September 2014

Catatan sang Notulen akan Cinta

Catatan sang Notulen akan Cinta

Ada yang bilang, cinta adalah perpanjangan kasih sayang Tuhan kepada seluruh ummat Nya. Namun ketika dua orang saling mencinta, kota kota yang menjadi pemisah justru membuat dada sesak.

"Satu hal yang ingin ku tanyakan kepadamu sejak lama. Bagaimana bisa kita saling jatuh cinta namun ditakdirkan untuk tidak bersama?? Aku dan kamu tidak bisa memaksa agar kebahagiaan berlangsung selama yang kita inginkan. Jika waktunya telah usai dan perpisaan ini harus terjadi, apa yang bisa kita lakukan??" Kata Bernard Batubara dalam buku "Surat Untuk Ruth".

Namun ada yang percaya "Selagi ada cinta, tidak perlu lagi ada pertanyaan. Jadi lanjutkan!" kata Albert Enstein. Seperti ungkapan S. Piere "Toh cinta sejati tak akan pernah berjalan mulus".

"Bukankah dinia telah membuktikan bahwa tidak ada romantika kehidupan jika tidak ada resiko" kata Mathama Gandhi. Jika bisikkan hatimu mengatakan ada seseorang di balik bukit sana, menunggumu dengan setia menghargai arti cinta, ambillah jalan mendaki dan jemput cintamu.

Tapi bersiaplah, karena hati bisa terjatuh dan terluka, menoreh malam merobek seribu luka. Dan "Sayap sayap pun patah. Retak hancur bagai serpihan cermin, berserakan bercampur baur dengan debu, patah tertusuk duri tajam. Ku hanya bisa meratap mencoba menggapai gapai sebuah pegangan" kata Kahlil Gibran.

Begitulah cinta terasa begitu manis karena resiko nya pahit mengancam. Tapi jika pun jadi melangkah bersama ingatlah, Semua Belum Selesai!! Kerena memilih itu mudah, namun bertahan itu yang lebih susah. Karena pada awalnya semua bangga dengan pilihannya, namun pada akhirnya semua tidak setia pada pilihannya.

Jadi yang berhasil menentukan dan mendapatkan pilihan, ingat, ada yang lebih tidak mudah, yaitu bertahan pada pilihan. Sementara yang kandas, ingat satu. Ajarkan bibirmu untuk tidak mencemooh. Karena bibir dibuat untuk mencium bukan untuk menghina orang yang pernah kau cinta.

Karena jika cinta digariskan, orang yang terpisah pun bisa disatukan kembali. TRUE LOVE NEVER END

Maman Suherman "ILK"

Ironis namun Nyata

Ironis namun Nyata
Sering bertemu, namun tak sering bertegur sapa
Kenal sejak dulu, namun seakan lupa
Kenangan canda tawa, seakan kau anggap tak ada
Kau lupa, bahwa kita pernah saling setia??

Pacar atau teman yang penting adalah cinta
Tak perlu jadi kekasih jika sudah saling percaya
Namun kau pergi dengan alasan ku tak mau terluka
Ironis namun Nyata
Kau pergi begitu saja
Tanpa kabar, ataupun kata- kata

Hilang atau Tak Ada

Entah harus memulai dari mana
Dan entah ku harus bicara apa
4 tahun bersama, dan setahun memadu cinta
Entah kenapa sudah tak ada rasa